Paniai, 16 November 2018

Kurun waktu hampir 1 tahun dalam 2018.. telah dilakukan mutasi dan promosi baik dari jajaran pejabat struktural dan fungsional telah di laksanakan dengan upaya untuk penyegaran ataupun persiapan kenaikan jabatan, termasuk di dalamnya untuk mengisi kekosongan jabatan maupun SDM pada satker yang masih kurang ASN...

khusus wilayah Papua dan Papua Barat, memang tidak dapat di pungkiri masih banyak tenaga yang kurang, namun ini tidak berlaku bagi jajaran ASN Paniai yang sangat jauh dari hirukpikuk kota...jarak yang harus ditempuhpun sejauh 310 KM dengan kondisi medan jalan yang sering tertutup longsor serta hadangan dan ancaman oknum masyarakat adat di pedalaman sepanjang perjalanan, juga menjadi salah satu hambatan ataupun ancaman ketika kita hendak melewati jalur tersebut, dengan konsekuensi harus mempersiapkan bekal finasial guna menjaga keamanan kita, bahkan bagi tim pengawaspun jika menyebut nama Pengadilan Agama Paniai, akan berfikir dua kali untuk mengunjuginya..meskipun pada akhirnya harus dilaksanakan karena tugas pokok dan fungsi.

Namun inilah kondisi riil satker Pengadilan Agama paniai yang sangat jauh dari akses TI, dan berada di wilayah minoritas, senantiasa berusaha tegar dalam menjalankn tugas sebagai abdi negara.Salah satu komponen yang menyebabkan kegundahan di Paniai adalah kurangnya tenaga SDM yang siap ditempatkan di wilayah terpencil ini dengan cuaca yang ekstrim. Apalagi dalam menghadapi 1 desember 2018, semua jajaran ASN Satker Pengadilan Agama Paniai harus H2C (harap-harap Cemas) karena tanggal tersebut merupakan hari kemerdekaan Papua Barat, sementara kita harus dituntut dengan loyalitas dan ketepatan kinerja yang tinggi harus bertahan. namun disisi lain ancaman kelompok OPM senantiasa menghantui setiap langkah kita. 

Hal ini sempat terbukti pada Masa kepemimpinan Ketua YM Muhammad Ali, S.Ag, harus menerima ancaman serta permintaan sumbangan sebesar 10 juta rupiah yang wajib di serahkan kepada OPM (Organisasi Papua Merdeka). 

Pada sisi lain SDM di Satker lain tumpah ruah namun disisi lain juga Paniai memiliki kekosongan tenaga, diantaranya:

Panmud permohonan

Panmud Gugatan

Panmud Hukum

Staff kepaniteran (meja 1, 2, dan 3)

Staff fungsional umum

__________________________

fenomena inilah yang menjadikan semua pegawai Pengadilan Agama Paniai harus merangkap jabatan dan tugas pokok untuk dapat menyelesaikan setiap pekerjaan,

Semoga di tahun berikutnya Pengadilan Paniai mendapat tambahan tenaga SDM yang siap ditempatkan di wilayah pedalaman Papua Tengah (Paniai) dengan harapan Pengadilan Agama Paniai dapat dijadikan sebagai area Zona bagi Mahkamah Agung, sehingga bisa menjadikan motivasi setiap ASN di Paniai, Tanpa harus berfikir Mutasi dan turun Gunung (semoga)..

By. Admin

Rustam.

 

 

 

Tinggalkan Komentar

 

 

 

Statistik Pengunjung

2 6 8 1 9
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
42
60
26819
0
2217
3599
26819
IP Anda : 54.196.208.187
2019-03-22 17:48